Kepala Desa Punden Rejo, Misno, menyampaikan bahwa wisata kuliner ini bertujuan untuk membangkitkan UMKM lokal dan memberikan penghasilan tambahan bagi warga. “Kami menjual berbagai makanan khas Nusantara, terutama menu sarapan seperti lontong, cenil, tiwul, dan lainnya. Ini sudah minggu keempat kami buka, dan antusiasme warga sangat besar,” ujar Misno.
Pengelola Wisata Pure, Yudi Supriyadi, juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sudah ada 39 pedagang yang berjualan, dengan target mencapai 100 pedagang. Mereka berharap mampu menarik 10.000 pengunjung. “Kami buka setiap hari Minggu dari jam 6 pagi sampai 11 siang, dan semoga ini terus ramai agar ekonomi warga semakin meningkat,” pungkas Yudi.
Sebagai bagian dari daya tariknya, pengunjung bisa menikmati sarapan di bawah pepohonan dengan suasana santai. Tidak hanya itu, kesenian Jawa juga ditampilkan untuk menghibur pengunjung, menjadikan pengalaman di Wisata Pure Sarapan Pagi semakin berkesan.












