“Kami ingin TMMD ini benar-benar terasa milik rakyat. Dengan mempercayakan manajemen dapur dan keuangan lauk pauk kepada warga Tonala, ini menunjukkan bahwa kami membangun desa bersama-sama, mreka lebih tahu kebutuhan lokal dan ini juga menjadi cara kami untuk memberdayakan ekonomi warga sekitar,” jelas Lettu Kav Rahman Haryono.
Setiap harinya, dapur umum ini selalu dipenuhi aroma solidaritas. Menu yang disajikan tidak hanya sekedar mengenyangkan, tetapi juga kaya akan cita rasa lokal yang telah disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi para prajurit yang bekerja di lapangan. Warga desa lain pun kerap turut membantu, menciptakan suasana keakraban yang hangat dan penuh kekeluargaan.
( Idrak )












