Dari keterangan keluarga Sikorban sudah pernah diajak untuk berobat (Rehab) ke Medan dengan meminta izin dari atasannya namun sikorban tak mau.
Melihat tingkah laku Brigadir Polisi Jufron Broszito Ambarita sikorban yang sudah mulai menimbulkan keresahan keluarga (rumah tangganya) sering melakukan KDRT,merusak rumah bahkan nyaris membakar rumahnya ,akhirnya rekan korban yang juga anggota Polres Tapsel membujuknya agar dibawa berobat dan akhirnya si korban menurutinya dan Brigadir Polisi Jufron Broszito Ambarita Brigo dibawa ke Rumah Rehabilitasi Narboka Amelia di jalan Sudirman,Kelurahan Sadabuan,Kecamata Padangsidimpuan Utara,Kota Padangsidimpuan ,Rabu (8/5/2024) pukul 13.00/wib namun sikorban meninggal Kamis (9/5/2024) pukul 01.00.Wib.
Brigadir Polisi Jufron Broszito Ambarita kelahiran tahun 1968 tersebut meninggalkan istri boru Sinaga dengan 5 anak ( 2 lk,3 pr) yang masih duduk dibangku SD.
Terlihat banyak Papan Bunga Ucapan turut Berdukacita termasuk dari Kapoldasu dan Wakapoldasu












