Lebih lanjut, Bane menegaskan bahwa sekolah swasta menjadi salah satu prioritas utama dalam penyaluran bantuan ini.
Menurutnya, keberlangsungan proses belajar-mengajar di sekolah swasta sangat bergantung pada kelancaran pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).
“SPP merupakan penggerak utama proses belajar-mengajar. Guru dapat menerima gaji dan yayasan dapat menjalankan operasionalnya jika pembayaran SPP berjalan lancar. Karena itu, kami memberikan perhatian lebih kepada sekolah swasta melalui program beasiswa ini,” tegas Bane.
Di hadapan ratusan siswa dan orang tua, Bane berpesan agar bantuan dari negara ini dimanfaatkan seefektif mungkin untuk menunjang kebutuhan belajar. Ia berharap tidak ada lagi anak dyang terpaksa putus sekolah karena kendala biaya.
“Masih banyak anak yang terpaksa putus sekolah karena malu tidak mampu membayar SPP. Kini negara hadir membantu biaya pendidikan kalian. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak bersekolah dan tidak belajar dengan sungguh-sungguh,” pesannya.
Ia juga menambahkan bahwa esensi dari sekolah bukan sekadar formalitas, melainkan untuk membentuk karakter yang matang.
“Beasiswa ini sangat meringankan beban kami sebagai orang tua. Terima kasih Bapak Bane raja Manalu ” ujar salah satu siswa
Laporan AG












