Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

SMP Neg 1 silimakuta ada dugaan korupsi besar besaran, Kejaksaan Simalungun diminta turun selamatkan keuangan negara . Dana BOS Rp1,53 Miliar

×

SMP Neg 1 silimakuta ada dugaan korupsi besar besaran, Kejaksaan Simalungun diminta turun selamatkan keuangan negara . Dana BOS Rp1,53 Miliar

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Besarnya Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mengalir ke SMP Negeri 1 Silimakuta dalam dua tahun terakhir mulai memantik tanda tanya publik. Sekolah tersebut tercatat menerima dana sekitar Rp1,53 miliar sepanjang tahun anggaran 2024 hingga 2025. Namun di balik angka fantastis itu, kondisi sejumlah fasilitas sekolah justru menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas penggunaan anggaran negara.

Sorotan paling tajam mengarah pada empat pos anggaran yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah, yakni pengembangan perpustakaan, pemeliharaan sarana dan prasarana, administrasi kegiatan sekolah, serta penyediaan alat multimedia pembelajaran.

Berdasarkan data yang diperoleh, anggaran pengembangan perpustakaan mencapai sekitar Rp469 juta dalam dua tahun. Nilai tersebut tergolong besar untuk ukuran sekolah menengah pertama di daerah. Namun hasil penelusuran investigasi dilapangan pada Sabtu (06/06/2026), justru memperlihatkan kondisi perpustakaan yang dinilai belum memiliki daya tarik sebagai pusat literasi siswa.

Baca Juga  Tumbuhkan Ekonomi Rakyat Papua, Satgas Yonif 641/Bru Borong Hasil Kebun Mama Papua Di Pasar Apalapsili

Kondisi perpustakaan SMPN 1 Silimakuta tak menarik untuk dikunjungi.
Sehingga layak dipertanyakan, ke mana sebenarnya ratusan juta rupiah tersebut dibelanjakan? Berapa jumlah buku yang dibeli? Apa saja fasilitas yang ditambahkan? Dan yang terpenting, apakah penggunaan dana tersebut benar-benar berdampak terhadap peningkatan minat baca siswa?

Tak kalah mencolok, sekolah juga mengalokasikan sekitar Rp287 juta untuk pemeliharaan sarana dan prasarana. Namun fakta yang ditemukan di lapangan menunjukkan kondisi yang jauh dari harapan.

Beberapa fasilitas sekolah tampak memerlukan perhatian serius. Kondisi kamar mandi dinilai kurang layak, mulai dari kerusakan pada bagian pintu hingga fasilitas sanitasi yang memprihatinkan.

Di sejumlah titik, area sekitar sekolah dan lapangan juga terlihat ditumbuhi semak.

Baca Juga  Pergeseran Logistik Pemilu 2024 dari PPK Kec. NA IX-X ke Gudang Logistik KPU Dikawal Langsung Oleh Personel Polres Labuhanbatu

Publik mempertanyakan kondisi sekolah
Toilet sumbat dan Bauk.

Pintu toilet rusak

Kondisi kamar mandi sangat memprihatikan ,selain pintu rusak sekitar kamar mandi pun jorok dan dipenuhi semak belukar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *