Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Pematang Siantar Dewa Nusantara News

Kalapas Klaim Lapas Narkotika Pematangsiantar Bersih dari Narkoba dan HP, Bobby Sihite: Jika Terbukti Ada, Siap Mundur atau Dicopot?

×

Kalapas Klaim Lapas Narkotika Pematangsiantar Bersih dari Narkoba dan HP, Bobby Sihite: Jika Terbukti Ada, Siap Mundur atau Dicopot?

Sebarkan artikel ini

P. Siantar – Dewanusantaranews.com – Pernyataan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, Pujiono, yang menyebut tidak terdapat peredaran narkoba maupun penggunaan telepon genggam (HP) di dalam lapas yang dipimpinnya, menuai sorotan tajam dari Koordinator Advokasi Organisasi Jaguar, Bobby Sihite.

Dalam keterangannya kepada Awaq Media, Bobby mempertanyakan keyakinan penuh yang disampaikan Kalapas terkait kondisi lapas yang diklaim steril dari peredaran barang terlarang dan alat komunikasi ilegal.

“Apakah benar Lapas Narkotika Klas IIA Pematangsiantar benar-benar bersih dari peredaran narkoba dan HP? Pernyataan seperti ini jangan hanya menjadi narasi formal, tetapi harus dapat dibuktikan melalui fakta dan kondisi nyata di lapangan,” tegas Bobby Sihite.

Baca Juga  Polsek Siantar Selatan Cek TKP Pencurian Outdoor AC Hotel Jalan Diponegoro

Bobby juga menyoroti pernyataan Kalapas yang menyampaikan bahwa pihak lapas rutin melakukan razia sebanyak dua kali dalam seminggu sebagai langkah pengawasan dan penegakan ketertiban. Namun menurutnya, pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru di tengah berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.

Menurut Bobby, klaim razia rutin dua kali seminggu menjadi sebuah anomali di tengah maraknya isu terkait keberadaan “parengkol” di lingkungan lapas. Ditambah lagi, baru-baru ini muncul kabar mengenai penangkapan seorang anak magang yang disebut terjadi di dalam lapas dan menjadi perhatian publik.

“Jika razia benar dilakukan rutin dua kali seminggu, mengapa masih muncul berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat? Ini yang harus dijawab secara terbuka. Jangan sampai pengawasan hanya sebatas rutinitas administratif tanpa hasil yang benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat Monitoring Distribusi MBG di Kantor Kelurahan Bantan

Bobby menilai persoalan ini bukan sekadar menyangkut pelanggaran internal, tetapi juga menyentuh persoalan integritas lembaga negara dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *