Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Kajari Simalungun pimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kelangkaan pupuk subsidi

×

Kajari Simalungun pimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kelangkaan pupuk subsidi

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun H. Munawal Hadi, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Intelijen Yudhi Saputra, S.H., melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, PT. Pupuk Indonesia Wilayah Sumbagut, serta para distributor pupuk subsidi terkait permasalahan kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Simalungun.
Kamis (30/4/2026)

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Manajer Penjualan Pupuk Indonesia Wilayah Sumatera Utara Rizky Phonna, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun Jenri Saragih, S.P., M.Si., serta 13 distributor pupuk subsidi (PUD) wilayah Simalungun.
Dalam arahannya, Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun menegaskan bahwa rapat koordinasi ini difokuskan pada upaya mengidentifikasi akar permasalahan kelangkaan pupuk, baik dari sisi produksi maupun hambatan pada rantai distribusi.

Baca Juga  Polres Tebing Tinggi Laksanakan Pengamanan Sholat Tarawih

Selain itu, Kajari juga menekankan pentingnya optimalisasi peran Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP) guna memastikan distribusi pupuk subsidi tepat sasaran serta mencegah terjadinya penyimpangan di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun menyampaikan bahwa saat ini terdapat defisit stok pupuk sekitar 19,3% dari total kebutuhan yang diusulkan.

Kelangkaan paling dirasakan oleh petani komoditas jagung, padi kering, bawang, dan cabai, khususnya pada masa menjelang musim tanam.

Adapun realisasi penyaluran pupuk telah mencapai 68,7%, dengan ketentuan bahwa petani harus terdaftar dalam sistem Simluhtan/e-RDKK untuk dapat menebus pupuk subsidi.

Sementara itu, PT. Pupuk Indonesia Wilayah Sumbagut menjelaskan bahwa kendala distribusi disebabkan adanya gangguan logistik akibat bencana alam di beberapa titik jalur distribusi utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *