Simalungun – Dewanusantaranews.com – Pangkat naik, semangat mengayomi juga harus naik! Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., memimpin upacara korps raport laporan kenaikan pangkat 49 personel periode 1 Januari 2026 di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun pada Jumat pagi, 2 Januari 2026. Dalam amanat penuh makna, Kapolres menekankan bahwa esensi kenaikan pangkat adalah untuk meningkatkan kemampuan mengayomi masyarakat dan terus mengabdi kepada nusa dan bangsa dengan hati yang lebih tulus.
Saat dikonfirmasi pada hari yang sama sekira pukul 11.00 WIB, Kabag SDM Polres Simalungun KOMPOL Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., dengan penuh keharuan menjelaskan filosofi “pengayoman” yang menjadi core message dari upacara kenaikan pangkat ini.
“Ini adalah pesan paling penting dari Pak Kapolres: dengan pangkat yang lebih tinggi, tugas mengayomi masyarakat harus lebih kuat! Polri bukan penguasa yang harus ditakuti, tapi pengayom yang harus dipercaya. Higher rank means greater responsibility to protect and serve the people!” ujar Kabag SDM dengan penuh semangat.
Upacara khidmat yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan Polres Simalungun ini diawali dengan doa bersama, mencerminkan bahwa pengabdian kepada bangsa dimulai dengan keikhlasan spiritual.
“Pak Kapolres membuka dengan sangat spiritual: ‘Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.’ Ini mengingatkan bahwa menjadi pengayom masyarakat adalah calling, bukan sekadar profesi. It’s a sacred duty!” ungkap KOMPOL Manaek Sahala dengan terharu.
Yang membuat upacara ini spesial adalah kehadiran Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang bersama pengurus Bhayangkari, menunjukkan bahwa keluarga adalah support system terkuat dalam menjalankan tugas pengayoman.
“Kehadiran Ibu Bhayangkari sangat symbolic! Behind every police officer who protects the people, ada keluarga yang juga berkorban dan mendukung. Pengayoman bukan hanya tugas personel, tapi juga pengorbanan keluarga!” ujar Kabag SDM dengan penuh apresiasi.
Dalam amanatnya yang powerful, Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat adalah wujud penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi kerja dalam mengayomi masyarakat.
“Pak Kapolres tegas: ‘Kenaikan pangkat ini adalah wujud penghargaan (reward) dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi kerja yang telah Saudara berikan dalam melayani dan mengayomi masyarakat!’ Ini adalah recognition untuk those who serve with their hearts!” ungkap KOMPOL Manaek Sahala.
Yang paling touching adalah pesan Kapolres bahwa dengan pangkat yang baru, tanggung jawab untuk melayani masyarakat dengan hati tulus harus semakin meningkat.
“Pak Kapolres berpesan: ‘Dengan pangkat yang baru, tanggung jawab dan beban kerja Saudara juga semakin meningkat. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih profesional dan melayani masyarakat dengan hati tulus!’ Kata kunci: HATI TULUS—ini adalah essence of being a true public servant!” ujar Kabag SDM dengan penekanan.
Kapolres juga mengingatkan 49 personel yang naik pangkat untuk tidak lupa bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga yang telah mendukung mereka dalam menjalankan tugas pengayoman.
“Pak Kapolres menekankan: ‘Tidak lupa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan rekan Saudara. Apapun yang kita kerjakan tidak akan berhasil tanpa ridho-Nya dan dukungan dari semua pihak!’ Gratitude is the foundation of true service!” ungkap Kabag SDM.












