Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Forum Aktivis Nusantara & Alumni Aktivis ’98 Desak Penindakan Tegas Tambang Emas Ilegal dan Penyelundupan di Kalbar

×

Forum Aktivis Nusantara & Alumni Aktivis ’98 Desak Penindakan Tegas Tambang Emas Ilegal dan Penyelundupan di Kalbar

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 7 Juni 2025 – Dewanusantaranews.com – Forum Aktivis Nusantara bersama segenap alumni aktivis ’98 tingkat nasional menyampaikan keprihatinan mendalam atas lemahnya tindakan tegas dari pihak-pihak terkait terhadap maraknya aktivitas tambang emas ilegal (PETI) yang kian masif di beberapa kabupaten di Kalimantan Barat. Aktivitas ilegal ini terpantau di Kabupaten Ketapang, Sanggau, Kapuas Hulu, Sekadau, Sintang, Melawi, Landak, Bengkayang, Singkawang, hingga Sambas. Forum mencatat bahwa PETI tidak hanya merenggut korban jiwa, tetapi juga merusak lingkungan, memusnahkan habitat satwa, dan menghancurkan ekosistem Sungai Kapuas kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat.

Penyelundupan Barang Ilegal: Dari Emas Batangan hingga Bahan Pokok Impor
Lebih dari sekadar tambang emas ilegal, para aktivis juga mengungkapkan bahwa penyelundupan emas batangan dari PETI serta berbagai barang ilegal dari luar negeri kian merajalela.

Baca Juga  Unit Reskrim Polsek Kandis Ringkus Pelaku Penggelapan Puluhan Ton Pupuk Milik PT.ACS

Barang-barang tersebut meliputi daging beku, rokok ilegal merek ERA tanpa cukai, bawang bombay, bawang merah, sayur mayur, hingga minuman keras asal Malaysia. Meskipun laporan masyarakat, penggiat sosial, dan lembaga pemantau telah berulang kali disampaikan dan viral di publik, para penegak hukum dinilai belum menunjukkan kerja nyata yang diharapkan.

“Jangan Tutup Mata di Tengah Jeritan Rakyat Kalbar” , Forum Aktivis Nusantara dan alumni aktivis ’98 tingkat nasional mendesak seluruh pemangku kepentingan pemerintah pusat hingga daerah untuk tidak menutup mata. Sudah saatnya mereka berhenti ‘tidur nyenyak’ di tengah jeritan rakyat Kalimantan Barat yang terancam oleh kerusakan lingkungan dan kejahatan ekonomi ini,” tegas Ketua Forum Aktivis Nasional dalam pernyataan resminya di Jakarta, Jumat (6/6/2025).

Baca Juga  Mantan Gubernur Kalbar Gerah : Jaksa Diduga Targetkan Dirinya Dugaan Korupsi Dana Hibah Mujahidin

Menurut para aktivis, jika praktik tambang emas ilegal dan penyelundupan barang terus dibiarkan, maka aktivitas tersebut hanya akan menjadi “hewan ternak peliharaan” bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Padahal, aktivitas ilegal ini telah nyata-nyata melanggar hukum dan membahayakan kelangsungan hidup masyarakat Kalimantan Barat, khususnya mereka yang bergantung pada Sungai Kapuas untuk air bersih dan kebutuhan sehari-hari.

5 Tuntutan Utama Forum Aktivis Nusantara & Alumni Aktivis ’98, Dalam seruan sikapnya, Forum Aktivis Nusantara dan alumni aktivis ’98 nasional menyampaikan lima poin tuntutan:

1. Mendesak pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas tambang emas ilegal (PETI) di sepanjang Sungai Kapuas dan kawasan hutan sekitarnya.

Baca Juga  Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 15/DBY Laksanakan Kegiatan Gadik di SDK Noelelok

2. Mendesak penyelidikan mendalam atas dugaan penyelundupan emas batangan dan berbagai barang ilegal (daging beku, rokok ilegal, bahan pokok ilegal, dan minuman keras asal Malaysia).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *