Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

KPK dan Polda Kalbar Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Mempawah, Dua Tokoh Daerah Disorot

×

KPK dan Polda Kalbar Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Mempawah, Dua Tokoh Daerah Disorot

Sebarkan artikel ini

Pontianak, Kalimantan Barat — 13 Mei 2025 – Dewanusantaranews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kepolisian Daerah Kalimantan Barat tengah mendalami dugaan korupsi pada dua proyek infrastruktur besar di Kabupaten Mempawah. Investigasi menggunakan metode follow the money menyoroti aliran dana yang diduga tidak wajar, dan melibatkan dua tokoh dengan inisial R.N. (kepala daerah aktif) dan E.I. (kontraktor dan pengusaha lokal).

Dua proyek yang tengah diselidiki:

Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) – dengan nilai proyek puluhan miliar rupiah (APBN)

Jalan Sebukit Rama – Sei Sederam – senilai Rp23,15 miliar (APBD)

Transaksi Rp18 Miliar Tanpa Dokumen Jelas
Salah satu sorotan utama adalah transaksi pinjaman pribadi senilai Rp18 miliar dari R.N. kepada E.I., yang diklaim untuk mendukung operasional proyek BP2TD. Namun, pengembalian bertahap tanpa dokumentasi resmi justru memunculkan kecurigaan pencucian uang atau self-dealing.

Baca Juga  BNN Musnahkan 477 Kg Narkoba, Menko Polkam: Negara Tidak Pernah Kompromi

“Transaksi besar seperti ini seharusnya dapat dibuktikan dan dijelaskan secara hukum. Jika tidak, ini bisa menjadi pintu masuk praktik korupsi,” ujar Dr. H.S., pakar hukum Universitas Tanjungpura.

Indikasi Kongkalikong Proyek APBD
E.I. juga tercatat sebagai pelaksana proyek jalan Sebukit Rama – Sei Sederam. Keikutsertaannya di dua proyek strategis dalam waktu berdekatan memicu dugaan praktek monopoli dan penyalahgunaan wewenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *