Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Operasi Ketupat Krakatau 2025, Polres Way Kanan Siapkan 2 Pos Pam dan Layanan Hotline 110 Polri

×

Operasi Ketupat Krakatau 2025, Polres Way Kanan Siapkan 2 Pos Pam dan Layanan Hotline 110 Polri

Sebarkan artikel ini

Way kanan Lampung – Dewanusantaranews.com – Polres Way Kanan melaksanakan kegiatan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2025 yang berlangsung di halaman apel Mako Polres Way Kanan. Kamis (20/03/2025).

Apel gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga satuan Kewilayahan.

Untuk menjawab tantangan tersebut TNI, Polri dan stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat Dengan sandi Ketupat 2025 selama 17 hari mulai dari tanggal 23 Maret 2025 s.d 8 April 2025.

Kegiatan dipimpin oleh Asisten 1 Pemkab Way Kanan Ade Cahyadi, didampingi Kabag Ops Polres Way Kanan Kompol Maryanto dan Kasi Ops Kodim 0427/WK Kapten Inf. Suwito dengan dihadiri Pejabat Utama Polres Way Kanan, Kapolsek jajaran, personel TNI, Polri dan Unsur Pimpinan Daerah beserta Forkopimda Kabupaten Way Kanan, tamu undangan dan peserta apel gelar pasukan.

Baca Juga  Personel Polres Tebing Tinggi Jaga Kebugaran Tubuh dengan Olahraga Pagi

Asisten 1 Pemkab Way Kanan Ade Cahyadi dalam sambutannya membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras, serta memperkuat sinergitas dengan stakeholder terkait.

Tentunya kami berharap Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan hari raya Idul Fitri 1446 H dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,”jelasnya.

Perayaan hari raya Idul Fitri sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul, dan bersilaturahmi dengan keluarga serta sahabat.

Berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2025 mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia atau setara 146,48 juta orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *