Keerom Papua – Dewanusantaranews.com – Kepala Kepolisian Daerah (KAPOLDA) Papua Irjen. Pol. Patrige R. Renwarin, SH. M.Si, diminta agar serius menuntaskan kasus-kasus kejahatan di Provinsi Papua.
Yaitu kasus *”Ilegal Mining”* atau *”Pertambangan Ilegal”* dan juga kasus *”Ilegal Loging alias Pembalakan Liar”*, yang sampai hari ini masih beroperasi dan merajalela, seakan seperti dipelihara aktivitas penambangan yang dilakukan secara ilegal itu.
Sebut saja salah seorang Boss Tambang yang kerap mengeruk hasil Tambang mineral Logam Mulia di Malili Mamberano Raya, bernama Muchtar dan kroni-kroninya, yang sampai hari ini bebas mengambil emas secara ilegal tanpa tersentuh hukum sama sekali.
Menyoal praktek pertambangan emas di Papua secara ilegal, Muchtar yang dikabarkan telah hijrah ke lokasi lain selain kawasan hutan Malili awalnya ini, dari informasi yang diperoleh ketika wartawan media ini datang di Malili kampung Naira Distrik Airu Kabupaten Jayapura, dikabarkan memiliki sejumlah alat berat Eksavator yang setiap harinya mengeruk emas hingga ratusan bahkan ribuan gram.
*Muchtar* ini juga dilaporkan memiliki sejumlah rekan pebisnis emas, sebut saja nama-nama mereka, seperti Om Tua alias Nazarudin, Romi Felaie saudara Om Tua, Eka, Udin, Ruben dan lainnya. Mungkin juga ada pengusaha tambang ilegal yang lain, tapi masih belum dikantongi identitas mereka oleh Media ini.
Seorang pria paruh baya berinisial *”M”* ketika ditemui di Malili minggu kemarin mengatakan, nama *”Muchtar”* bukanlah nama yang baru tetapi sudah sangat dikenal di *Malili*, di *Ruja maupun di kampung Naira Distrik Airu, Kabupaten Jayapura, Papua*.
*_”Bos Muchtar ini nama lengkapnya Muchtar Karindu kalau tidak salah. Dia pemain Tambang Emas ilegal bukan pendatang baru, dia orang lama di sini. Awalnya dia itu pencari kayu gaharu, kemudian dia membuka Kios dan mulai mendulang emas ikuti masyarakat lokal di sini._*
*_Setelah dia sukses punya modal, akhirnya dia komunikasi dengan masyarakat adat pemilik lokasi, yaitu dengan kepala suku dan ondoafi dan kemudian Bos Muchtar ini mulai membawa masuk alat berat Eksavator dan peralatan Moderen lainnya, untuk mencari dan mengeruk material untuk ditambang”, ujar M menjelaskan kepada media (Sabtu, 01/02)_*.
Tidak hanya itu keterangan yang diberikan M selaku nara sumber, M pun membeberkan kalau pria bos tambang yang juga merupakan seorang rohaniawan (Haji) itu, memiliki kurang lebih 20an Eksavator di beberapa titik lokasi penambangan.












