Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Kapolda Papua Diminta Tangkap Bos Tambang Ilegal Muchtar, Cs

×

Kapolda Papua Diminta Tangkap Bos Tambang Ilegal Muchtar, Cs

Sebarkan artikel ini

*_”Awalnya cuma 1 saja alat beratnya, tapi kemudian berkembang menjadi 2 unit terus 3 unit dan sampai 6 unit, 7 unit dan bertambah terus sampai sudah lebih 20 unit semua kalau tidak salah yang bekerja di lokasi_*.

*_Alat-alat berat pak Muchtar tambah dengan bos tambang yang lain yang bikin alam dan ekosistemnya, baik hutan dan air dan semua yang ada di kawasan hutan ini hancur dan jadi sangat rusak di Malili dan di sejumlah lokasi”,_* ungkap nara sumber merasa kesal dan kecewa.

M yang meminta identitasnya jangan dulu dipublikasikan, menutup keterangannya kepada wartawan media ini dia sangat meminta serta mengharapkan Kapolda Papua dan jajarannya, segera menangkap Muchtar dan rekan-rekannya yang terlibat tambang ilegal, agar dihukum seberat-beratnya sesuai perbuatan jahat yang sudah dilakukan mereka selama ini dalam merusak hutan.

Baca Juga  Polsek Medang Deras Gencarkan Patroli Mobile Antisipasi Geng Motor

*_”Sebagai warga masyarakat adat di sini dan sebagai pemuda intelektual di sini, saya keras berbicara untuk kepentingan masyarakat asli saya di ini, bukan untuk hari ini saja tetapi untuk masa depan generasi anak cucu kami ke depan saya tegas bersuara_*.

*_Tolong aktivitas penambangan yang dilakukan oknum-oknum mafia tambang ilegal ini supaya segera dihentikan!!!_*.

*_Saya minta Kapolda Papua, Gakkum LHK dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Papua, harus bersinergi dan datang di sini untuk lihat dengan mata kepalanya sendiri kondisi yang terjadi_*.

*_Jangan tunggu terlalu lama sampai para cukong mafia tambang itu bikin habis tambang dan hutan air kami, tangkap segera Bos Muchtar, Romi, Om Tua, Udin, Ruben, Eka, Nazarudin dan Kroni-kroni mereka, kasih efek jera hukum biar mereka kapok dan tidak mengulang lagi usaha ilegal mereka di daerah kami!”._* Demikian bilang M mengungkapkan unek-uneknya di depan wartawan.

Baca Juga  Satgas Yonif 642/Kps Karya Bakti Bersihkan Lingkungan di Halaman Masjid Az-Zumar

Sambungannya lagi: *_”Sangat disayangkan, selama beberapa tahun berjalan mereka ambil emas kami, tapi tak ada kontribusi buat negara dan pemerintah daerah, hanya mengalir ke institusi negara tertentu saja, agar kegiatan usaha ilegal mereka jangan sampai bersentuhan dengan hukum_*.

*_Jadi mereka ini menurut kami di sini, dalam pantauan kami Bos Muchtar dan rekan-rekannya itu, mereka memang sangat terkesan kebal hukum dan sulit sekali untuk bisa ditangkap dan dipidanakan memang!. Hukum hanya tajam ke Pencuri Ayam dan Singkong, tapi sangat tumpul ke Bos Muchtar, Romi, Om Tua, Eka, Ruben, Nazarudin dan teman-teman sesama Penambang itu!”,_* ujar M penuh amarah.
Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *