“Semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian yang kita rayakan hari ini harus menjadi landasan utama dalam setiap langkah pembangunan yang kita lakukan,” kata dia.
Syamsurizal menilai pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi semata. Yang tak kalah penting adalah membangun karakter masyarakat yang berakhlak, peduli, dan memiliki rasa kebersamaan yang kuat.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kesatuan, kerukunan, dan keharmonisan yang selama ini menjadi kekuatan Kabupaten Siak, “Mari kita jaga kerukunan, kedamaian, dan keharmonisan hidup antar sesama,” ajaknya.
Syamsurizal berharap semangat berbagi yang menjadi ruh Idul Adha tidak berhenti setelah prosesi kurban selesai dilaksanakan. Ia ingin nilai-nilai tersebut terus hidup dan menjadi bagian dari budaya masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah melaksanakan ibadah kurban. Semoga harta yang telah Bapak dan Ibu sisihkan menjadi penyuci jiwa, membawa keberkahan bagi keluarga, serta menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” pungkasnya.
Parlindungan Tambunan












