Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Tuntut Transparansi Pengelolaan, dan Penyelesaian Konfil Agraria DPN LKLH Gelar Aksi di Kantor PT Agrinas Palma Nusantara

×

Tuntut Transparansi Pengelolaan, dan Penyelesaian Konfil Agraria DPN LKLH Gelar Aksi di Kantor PT Agrinas Palma Nusantara

Sebarkan artikel ini

Selain persoalan legal standing dan prosedur KSO, DPN LKLH mempertanyakan keterbukaan mengenai hasil bersih yang diperoleh PT Agrinas Palma Nusantara dari pengelolaan lahan perkebunan yang diserahkan negara. Darwin mengajak semua pihak melihat secara langsung bagaimana mekanisme pengelolaan lahan tersebut dijalankan. Ia mempertanyakan apakah pengelolaannya telah memenuhi standar pengelolaan perkebunan atau justru terdapat persoalan dalam perawatan dan pemanfaatan hasil perkebunan.

LKLH juga menyoroti aspek ketenagakerjaan di lingkungan PT Agrinas Palma Nusantara. Di antaranya mengenai kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, status pekerja berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), serta pemenuhan hak-hak pekerja lainnya.

Darwin menambahkan, menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, pemerintah seharusnya menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat melalui penyelesaian berbagai persoalan agraria dan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, masih banyak petani yang menghadapi konflik lahan, buruh yang memperjuangkan kesejahteraan, guru honorer yang menghadapi persoalan penghasilan, serta berbagai kelompok masyarakat yang dinilai belum mendapatkan hak dan kesejahteraan secara layak.

Baca Juga  Kunker Dandim 0212/TS ke Koramil 01/Batangtoru disambut Forkopimda Toga dan Tomas

“Oleh karena itu, kado terindah menjelang 17 Agustus mendatang adalah menuntut PT Agrinas Palma Nusantara transparan dalam mengelola lahan-lahan yang dikuasai kembali dan diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara,” kata Darwin.

Ia juga meminta penyelesaian berbagai konflik agraria, baik antara masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan pemerintah, maupun konflik antarmasyarakat.

Aksi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut sempat memanas. Terjadi aksi saling dorong antara massa demonstran dan petugas pengamanan setelah sejumlah peserta aksi berupaya masuk ke area gedung dan menggoyang pagar besi kantor PT Agrinas Palma Nusantara. Di tengah aksi, seorang peserta demonstrasi juga sempat pingsan. Rekan-rekan sesama peserta kemudian memberikan pertolongan awal hingga kondisi peserta tersebut dapat ditangani.

Baca Juga  Polsek Padang Hilir Amankan Jambore Cabang Pramuka Di Tebing Tinggi

Setelah menyampaikan seluruh tuntutan, pihak PT Agrinas Palma Nusantara menerima surat tuntutan dari perwakilan massa aksi. Penanggung jawab aksi kemudian dipanggil oleh pihak perusahaan untuk mendokumentasikan proses penerimaan surat tersebut. Pihak Agrinas Palma Nusantara menyatakan akan membahas tuntutan yang disampaikan massa dan meneruskannya kepada pimpinan.

Setelah proses tersebut selesai, massa membubarkan diri secara tertib. Mereka menyatakan akan kembali mendatangi Kantor PT Agrinas Palma Nusantara dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti. Massa juga menyampaikan rencana melakukan aksi di depan Gedung KPK dan Danantara apabila tuntutan mereka tidak mendapatkan tanggapan.

(Raja Hasibuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *