Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu KOMPOL Syafrudin, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan atas kasus ini, termasuk memburu pemasok atau jaringan di balik peredaran sabu tersebut.
“Penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika akan terus kami lakukan tanpa pandang bulu. Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi akurat sehingga pengungkapan ini bisa dilakukan. Mari bersama kita lawan narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa,” ujarnya.
Saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Panai Tengah untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Siswandi akan dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur tentang larangan menawarkan, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara, atau menyerahkan narkotika golongan I dengan ancaman pidana penjara yang berat.
Upaya ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum sangat penting dalam memerangi peredaran narkoba, khususnya di wilayah-wilayah rawan seperti Hulu dan sekitarnya.
Humas Polres Labuhanbatu












