Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan batu pondasi dan dinding penahan jembatan, plester dinding, serta penyiapan tanah timbunan dengan dukungan alat berat excavator. Di lapangan, personel TNI dan warga bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Semangat gotong royong yang terjalin menjadi kekuatan utama untuk mempercepat penyelesaian jembatan yang nantinya akan mempermudah akses masyarakat menuju sekolah, pusat ekonomi, fasilitas kesehatan, dan berbagai layanan publik lainnya.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan Jembatan Aramco merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. “Program Bakti TNI untuk Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jembatan ini diharapkan segera dapat digunakan warga sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih lancar, aman, dan produktif. Kehadiran TNI bersama masyarakat dalam pembangunan ini juga menjadi wujud semangat gotong royong yang terus dijaga untuk mendukung kemajuan daerah,” ujarnya. (Pendam I/BB)












