Namun kata dia, karena gas amoniak masih tercium kuat dan berbahaya untuk dihirup, tim mengambil langkah untuk mengumpulkan sampel udara gas amoniak tersebut ke dalam wadah plastik untuk dianalisis lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti dari ledakan tersebut.
“Mengenai penyebabnya, Kita tunggu saja hasil penyelidikan atau Olah TKP dari tim Labfor Polda Sumut”, Pungkasnya.












