Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Simalungun Dewa Nusantara News

Tidak Ada Ampun! Polres Simalungun Bekuk Pelaku Pembunuhan Sadis dalam 4 Jam, Pesan Keras: Tidak Ada Tempat Bagi Penjahat di Simalungun

×

Tidak Ada Ampun! Polres Simalungun Bekuk Pelaku Pembunuhan Sadis dalam 4 Jam, Pesan Keras: Tidak Ada Tempat Bagi Penjahat di Simalungun

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Pesan keras dari Polres Simalungun: tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di wilayah ini! Buktinya, pelaku pembunuhan sadis terhadap siswi SMP berinisial ZR (15) berhasil ditangkap dalam waktu kilat hanya 4 jam setelah mayat ditemukan. Tim gabungan Unit Jatanras Sat Reskrim dan Polsek Serbelawan bergerak cepat mengamankan pelaku AH (15) pada Minggu malam, 28 Desember 2025, menunjukkan bahwa Polres Simalungun tidak memberikan celah sedikitpun bagi penjahat untuk kabur.

Saat dikonfirmasi pada hari Senin, 29 Desember 2025, sekira pukul 10.40 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menyampaikan pesan tegas: wilayah Simalungun bukan tempat yang aman bagi pelaku kejahatan.

“Ini adalah pesan keras dari Polres Simalungun kepada semua pelaku kejahatan: kami akan kejar kalian sampai dapat! Tidak ada tempat bersembunyi, tidak ada waktu untuk kabur. Dalam hitungan jam, pelaku sudah kami amankan. Ini bukan ancaman kosong, ini adalah fakta!” ujar Kasi Humas Polres Simalungun dengan nada tegas dan penuh determinasi.

Baca Juga  KNPI Simalungun Siap Sukseskan Pelantikan dan Fun Run Simalungun Tahun 2025

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang, S.H., yang memimpin langsung operasi penangkapan, menegaskan bahwa kecepatan dalam mengungkap kasus adalah prioritas utama untuk memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan lainnya.

“Dengan kemampuan personel Sat Reskrim dan insting penyelidikan di lapangan, tersangka berhasil diketahui beserta motifnya. Kami ingin mengirim pesan jelas: lakukan kejahatan di Simalungun, bersiaplah ditangkap dalam hitungan jam! Tidak ada toleransi untuk penjahat!” ungkap Kasat Reskrim dengan tegas.

Kanit Jatanras IPTU Ivan Roni Purba, S.H., menjelaskan bahwa kecepatan penanganan kasus ini adalah strategi untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polres Simalungun serius dalam memberantas kejahatan.

“Kami tidak memberikan waktu bagi pelaku untuk melarikan diri atau menghilangkan bukti. Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak seperti hound mengejar target. Pelaku pikir mereka bisa kabur? Salah besar! Kami lebih cepat!” ujar Kanit Jatanras dengan penuh percaya diri.

Baca Juga  Pelaku Narkoba Berhasil Di Ringkus Polsek Raya Kahean Saat Di Warung Kopi

Kronologi dimulai pada Minggu sore pukul 15.45 WIB ketika dua saksi, S (51) dan MB (20), menemukan mayat di area perkebunan PT. Bridgestone Blok Z 24. Dari sinilah perlombaan melawan waktu dimulai.

“Begitu laporan masuk, stopwatch kami mulai berdetak. Target kami: tangkap pelaku sebelum malam berakhir. Dan kami berhasil! Ini bukan kebetulan, ini adalah hasil kerja keras dan kecepatan respons yang terlatih,” ungkap AKP Verry Purba dengan bangga.

Tim Inafis bersama Polsek Serbelawan langsung melakukan olah TKP dengan cepat dan teliti. Mereka mengamankan satu unit HP merek ZTE, uang Rp 11.000, dan dua batang kayu ubi yang diduga alat pembunuhan.

“Setiap detik berharga. Tim kami bekerja dengan presisi tinggi, mengumpulkan bukti, menganalisis pola, dan membangun profil pelaku. Tidak ada waktu terbuang!” ujar Kanit Jatanras menjelaskan intensitas kerja tim.

Baca Juga  PADU UNIMED Gelar Silaturahmi: Bahas Pendidikan, Politik, dan Masa Depan Akademisi!

Pukul 17.00 WIB, orang tua korban mengidentifikasi mayat sebagai putrinya, ZR, siswi kelas 9 SMP Negeri 2 Tapian Dolok. Di sinilah determinasi tim semakin menguat.

“Ketika melihat kesedihan keluarga korban, kami bertekad: pelaku harus ditangkap malam ini juga! Tidak ada alasan untuk menunda. Keluarga korban butuh keadilan segera, dan kami akan berikan!” ungkap Kasat Reskrim dengan penuh emosi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *