Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

SPI regional II dan kejaksaan negeri Simalungun, diminta periksa anggaran CSR di Tribun Dobana.

×

SPI regional II dan kejaksaan negeri Simalungun, diminta periksa anggaran CSR di Tribun Dobana.

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Tokoh pemuda kelurahan serbalawan meminta SPI PTPN IV regional II dan aparat penegak hukum untuk membuka misteri tentang CSR dari perkebunan PTPN IV Regional II UNIT KEBUN Dolok Ilir yang hingga kini masih menjadi polemik di tengah tengah masyarakat khususnya masyarakat serbalawan .

Hal tersebut diminta , akibat adanya selisih informasi yang telah beredar di tengah masyarakat. Tentang anggaran yang diusulkan dan pencairan yang hadir untuk perbaikan Tribun tanah lapang di kecamatan Dolok batu nanggar kabupaten Simalungun.

Menurut Hari praja ( 40 ) Minggu 11 Oktober 2026 ,kepada awak media kejanggalan dari anggaran yang di ajukan dan direalisasikan serta sulitnya memberikan dari informasi dari pihak terkait yang bertanggung jawab atas informasi CSR ini juga menjadi faktor utama baginya agar aparat penegak hukum ikut andil dalam membongkar misteri di anggaran CSR tersebut.

Baca Juga  Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 15/DBY Intensifkan Pengawasan di Wilayah Perbatasan

Saya telah melayangkan surat kepada pihak menegemen kebun PTPN IV Regional II UNIT KEBUN Dolok Ilir maupun pihak menegemen pabrik mesin Tenera untuk dapat membantu dalam memberikan informasi secara tertulis tentang seberapa anggaran yang di realisasikan dan kemana aja anggaran digunakan . Namun sayangnya hingga kini tidak ada satupun pihak yang memberikan penjelasan .jelas hari .

Selain itu. Ia. Juga telah mempertanyakan tentang informasi tersebut kepada kepala kecamatan Dolok batu nanggar dan kepala kelurahan serbalawan. Sayang nya . Camat tidak membalas pesan yang di layangkan dan kepala kelurahan serbalawan tidak mengetahui berapa anggaran yang di realisasikan dari pihak perkebunan untuk perbaikan Tribun tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *