“Jangan sampai fasilitas pemerintahan dibiarkan rusak begitu saja. Ini adalah lingkungan kantor pelayanan masyarakat, sehingga seharusnya kondisi bangunan dan fasilitas pendukungnya menjadi perhatian” ungkap warga yang kesal sampai saat ini tidak ada perbaikan.
Hingga masyarakat pun mendesak inspektorat untuk mengaudit anggaran dana desa Nagori Dolok Simbolon tersebut untuk diketahui masyarakat secara transparan.
Masyarakat tentu berharap tidak hanya ada janji atau rencana di atas kertas. Perbaikan harus segera direalisasikan karena menjaga fasilitas umum merupakan bagian dari tanggung jawab dalam memberikan lingkungan pelayanan yang layak bagi masyarakat.
Kini publik menunggu kapan tembok yang hancur tersebut akan diperbaiki, dan siapa yang bertanggung jawab atas kondisi fasilitas di lingkungan Kantor Pangulu Dolok Simbolon pihak media akan terus mengawal dan memberi ruang jawab sesuai tugas pers sebagai sosial kontrol.
Laporan AG












