Untuk mengungkap jati diri korban, Tim Inafis melakukan pemeriksaan daktiloskopi kepolisian. Metode ini mencocokkan sidik jari korban dengan data rekam identitas E-KTP melalui alat Mambis Polri. Upaya tersebut dilakukan agar identitas korban segera diketahui dan keluarganya dapat dihubungi.
Hingga berita ini diterbitkan, jenazah korban dititipkan di ruang jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar. Penitipan dilakukan karena kepolisian masih mencari identitas maupun keluarga korban.
Kapolsek Dolok Batu Nanggar Iptu Rido V. Pakpahan menyampaikan bahwa penanganan perkara ini dilimpahkan kepada Satuan Lalu Lintas. “Kejadian itu ditangani Sat Lantas karena korban meninggal diduga korban tabrak lari,” kata Iptu Rido singkat.
Selanjutnya, Satlantas Polres Simalungun akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi pasti kejadian serta mengidentifikasi kendaraan dan pengemudi yang diduga terlibat. Polisi juga akan mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri petunjuk lain di sekitar lokasi.
AKP Verry Purba mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri laki-laki tanpa identitas tersebut untuk segera menghubungi Polsek Dolok Batu Nanggar, Satlantas, atau Polres Simalungun. Ia juga meminta warga yang mengetahui atau melihat kejadian di sekitar lokasi untuk memberikan informasi kepada petugas.
“Kami mengajak masyarakat membantu proses penyelidikan dengan menyampaikan informasi sekecil apa pun. Polri akan terus hadir melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” tutup AKP Verry Purba.
(Red) Miss R












