“Alhamdulillah hari ini festival dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan bisa terlaksana. Kita laksanakan secara sederhana, tetapi mekanismenya kita ubah. Biasanya kita melepas, sekarang di akhir kita menyambut. Begitu mereka sampai, mereka langsung berkumpul di Rumah Rakyat dan hasil karya anak-anak bisa disaksikan sampai sore,” ujar Afni, di Halaman Rumah Rakyat, Sabtu (15/2026).
Menurut Afni, semangat kemerdekaan harus terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya melalui upacara atau seremoni, tetapi juga lewat ruang-ruang kebersamaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak mendorong agar semarak HUT RI tidak hanya terpusat di Kota Siak, tetapi juga dirasakan hingga kecamatan dan kampung melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan mengatakan, Karnaval Budaya di Kecamatan Siak dan Mempura diikuti 65 kelompok peserta dari jenjang SLB, TK, SD, SMP, hingga SMA. Masing-masing menghadirkan beragam kreasi yang menggambarkan semangat kemerdekaan, keberagaman budaya, dan kecintaan terhadap tanah air.
Ia menambahkan, selain di Kecamatan Siak dan Mempura, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia juga digelar di kecamatan lain melalui berbagai kegiatan sesuai potensi dan kondisi wilayah masing-masing. Sejumlah daerah mengadakan karnaval budaya maupun perlombaan lainnya agar semarak kemerdekaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan Karnaval Budaya ini terus menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkarya dan menunjukkan kreativitasnya serta mereka bisa semakin mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya yang ada di Kabupaten Siak, sekaligus menghargai keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat,” tutupnya.
Parlindungan Tambunan












