“Keterlibatan GE masih kita dalami apakah ada keterlibatan dalam narkotika yang dibawa oleh kedua tersangka lainnya dari Madina ke Padang,” katanya.
Perwira menengah Polri itu menjelaskan, 100 ball ganja dijemput kedua tersangka dari dari Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan. Sedangkan GE naik mobil Expander yang ditumpangi membawa axesoris di Kecamatan Kotanopan.
“Pengungkapan narkotika ini masih kita kembangkan, baik itu dari segi siapa pemodal, serta asal usul pemilik ganja tersebut,” jelasnya.
Alumni Akademi Kepolisian Tahun 2005 ini menegaskan, Polres Madina dan jajaran akan terus melakukan pemberantasan narkoba di wilayah hukumnya.
“Siapapun yang terlibat dengan narkoba, Polres Madina akan selalu tanggap dalam menindak. Kami mohon kerja sama semua pihak. Narkoba adalah musuh bersama,” ujarnya.
Pasal yang diterapkan kepada tersangka yakni Pasal 115 ayat 2 Sub. Pasal 114 ayat 2 Sub. Pasal 111 ayat 2 Jo. Pasal 132 ayat 1 UU. RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Pidana penjara seumur hidup atau paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.
Turut terlibat dalam pres release itu Kapolres Madina, Wakapolres Kompol Marluddin, Kabag Ops Kompol Muhammad Rusli, Kasat Narkoba AKP Irwan, Kaur Bin Ops Satresnarkoba, Kasi Propam dan personel lainnya.












