“Kami ingin memastikan masyarakat memahami berbagai aspek perhajian, mulai dari tata kelola dana, manfaat penempatan dana haji hingga kemudahan dalam menunaikan ibadah haji. Melalui Safari Haji ini, kami berharap masyarakat semakin teredukasi mengenai sistem perhajian sekaligus terdorong mempersiapkan ibadah haji sejak dini,” ujarnya.
Ia mengungkapkan capaian yang membanggakan. Dari target 670 Porsi Haji Berkah Syariah di wilayah tersebut pada tahun 2026, realisasi hingga 30 September 2026 telah mencapai 614 porsi atau 92 persen.
“Dengan kerja sama yang baik dan antusias masyarakat yang tinggi, alhamdulillah realisasi yang dicapai sudah mendekati seratus persen. Dan Kabupaten Siak ini merupakan kabupaten nomor dua dengan porsi haji tertinggi setelah Kabupaten Indragiri Hilir,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Siak, Zubir Efendi, memaparkan pentingnya mendaftar haji sejak dini mengingat panjangnya antrean. Kondisi haji saat ini di Riau saja sudah masuk porsi 246.610, sedangkan porsi pemberangkatan akhir di tahun 2027 adalah porsi 109.223.
“Jadi masa tunggu orang Riau sekarang ada lebih kurang 130 ribu orang. Dan untuk Kabupaten Siak lebih kurang 9 ribu orang. Perkembangan verifikasi jemaah haji Kabupaten Siak yang terus bergerak dinamis dan kini telah memasuki tahap kedua, dari semula 220 menjadi 190 jemaah,” papar Zubir.
Kegiatan Safari Haji ini diharapkan menjadi solusi cerdas bagi masyarakat Siak untuk mempersiapkan diri menuju Baitullah dengan ilmu yang matang dan perencanaan keuangan syariah yang berkah.
Parlindungan Tambunan












