Dokter jantung RSUD Rantauprapat, dr. Farida Hanum Margolang, Sp.J, mengatakan bahwa Alm. Marhan Harahap seharusnya berobat secara rutin akan tetapi terakhir almarhum berobat sakit jantungnya adalah bulan Oktober 2023 ( sudah 5 bulan ) yang lalu. Adapun hasil rekam medis almarhum Marhan Harahap adalah menderita penyakit pembengkakan jantung serta penyempitan pembuluh darah jantung.
Hal ini sangat berbahaya karena serangan jantung bisa kapan saja.
Sementara itu, Hanijar Lubis, istri dari Alm. Bapak Marhan Harahap, mengungkapkan bahwa keluarganya menerima dengan ikhlas atas meninggalnya Alm. Marhan Harahap dan tidak menuduh siapa pun sebagai penyebabnya.
Lanjut Hanijar Lubis menyatakan kami pihak keluarga mengetahui bahwa selama ini almarhum mempunyai riwayat sakit jantung dan telah 4 kali operasi hernia. Lebih lanjut istri almarhum mengatakan bahwa saya dan keluarga sudah ikhlas dan menerima kenyataan dan sudah kehendak Allah SWT dan kami berharap setelah hari ini tidak ada lagi yang mengungkit-ungkit kematian suami saya agar suami saya tenang di kuburnya.
Kapolres Labuhanbatu berharap dengan dilaksanakannya Klarifikasi yang disampaikan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat mengenai riwayat penyakit Almarhum Marhan Harahap sebelum meninggal dunia, kami dari Pihak Kepolisian Resort Labuhanbatu mengucapkan terima kasih atas penjelasan yang telah disampaikan.
“Dengan rilis/klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami dengan lebih jelas mengenai riwayat penyakit Alm. Marhan Harahap sebelum meninggal dunia.












