“Antusiasme umat Kristiani dalam merayakan Jumat Agung tahun ini sangat tinggi. Ini membuktikan bahwa kehadiran personil kami di setiap gereja memberikan rasa aman dan keyakinan bagi jemaah untuk datang dan beribadah dengan tenang,” ucap AKP Verry Purba.
Gereja-gereja yang mendapatkan pengamanan mencakup berbagai denominasi, mulai dari HKBP, GKPS, HKI, Gereja Katolik, GPDI, GBKP, GMIM, GKPI, hingga Gereja Pentakosta, yang tersebar dari pusat kota hingga nagori-nagori terpencil di pegunungan Kabupaten Simalungun. Tak ada satu pun jemaah yang dibiarkan beribadah tanpa perlindungan aparat Kepolisian.
“Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di seluruh wilayah hukum Polres Simalungun berlangsung lancar dan kondusif. Tidak ada gangguan keamanan yang berarti di seluruh titik pengamanan yang kami kawal,” ungkap AKP Verry Purba dengan penuh rasa syukur.
Keberhasilan pengamanan Jumat Agung 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Simalungun hadir untuk semua golongan, memastikan keberagaman agama dan kepercayaan di Kabupaten Simalungun terjaga dengan baik dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika yang kokoh dan lestari.
Laporan anton garingging












