MBG akan dikelola dengan cermat oleh enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan transparan. Selain meningkatkan gizi siswa, program ini juga menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan petani, nelayan, dan UMKM dalam penyediaan bahan pangan.
“Ini bukan sekadar makan bergizi, tapi investasi masa depan anak-anak Gorontalo yang sehat dan cerdas,” ujar Sugondo.
Program ini menyasar sekolah dasar dan menengah pertama di Kecamatan Telaga, Telaga Biru, Asparaga, dan Bongomeme, menjadi harapan baru bagi pemerataan pendidikan dan kesehatan di wilayah 3T.
( Idrak )












