“Mari terus memperkuat sinergitas dan kolaborasi antara Polri dan Kejaksaan dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” tutur AKP Verry Purba mengutip pesan Kapolres Simalungun.
Ia menjelaskan bahwa peringatan Hari Kejaksaan RI ke-81 tahun ini turut mengusung tema besar nasional, yakni “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis”, yang menurutnya sejalan dengan semangat transformasi Polri menuju institusi yang Presisi.
“Tema besar peringatan tahun ini adalah Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis, yang sejalan dengan semangat Polri yang Presisi,” jelas AKP Verry Purba.
Ia menambahkan bahwa dalam penutup ucapannya, Kapolres Simalungun turut menyampaikan salam khas Presisi sebagai bentuk komitmen Polri dalam terus menjaga soliditas dan sinergitas antarinstansi penegak hukum di Indonesia.
“Salam Presisi, menjadi penutup dari ucapan selamat yang disampaikan Kapolres Simalungun kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia,” ungkap AKP Verry Purba.
Menutup keterangannya, AKP Verry Purba menegaskan bahwa hubungan baik antara Polri dan Kejaksaan selama ini telah terjalin dengan sangat solid, khususnya dalam proses penanganan berbagai perkara hukum di wilayah hukum Polres Simalungun, sehingga momentum ini menjadi kesempatan yang tepat untuk semakin mempererat hubungan kelembagaan di antara kedua institusi.
“Kami berharap momentum Hari Kejaksaan ini dapat semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polri dan Kejaksaan, khususnya dalam mendukung proses penegakan hukum di wilayah Kabupaten Simalungun,” tutup AKP Verry Purba.
Peringatan Hari Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 yang jatuh pada tanggal 22 Juli setiap tahunnya ini menjadi momentum penting bagi seluruh institusi penegak hukum, termasuk Polres Simalungun, untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergitas demi mewujudkan sistem penegakan hukum yang lebih adil, transparan, dan dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Laporan AG












