“Bukan hanya soal hotline, tapi kami juga ingin warga lebih sadar untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungannya,” katanya.
Tidak kalah bersemangat, Brigadir Deni Wisnu Wibowo, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tambora, melakukan pemasangan stiker di kawasan Gang Betet Raya, Tambora.
Ia berbicara dari hati ke hati dengan beberapa ibu rumah tangga yang sedang berkumpul, menyampaikan bahwa pihaknya siap merespon keluhan atau laporan mereka kapan saja.
“Bapak-bapak dan ibu-ibu tidak perlu ragu, jika ada yang mencurigakan atau merasa tidak aman, segera hubungi kami,” pesannya dengan penuh keakraban.
Stiker-stiker tersebut mencantumkan kontak darurat dari Polsek Tambora, Bhabinkamtibmas, call center pemadam kebakaran, Babinsa, lurah, hingga Kasatgas Damkar.
Dengan informasi ini, warga bisa mendapatkan respon cepat dari pihak yang berwenang, sehingga ancaman kebakaran atau gangguan kamtibmas dapat segera diatasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Inisiatif ini disambut hangat oleh warga Tambora.
Mereka merasa lebih aman dan terlindungi dengan adanya akses mudah untuk melaporkan gangguan keamanan atau potensi kebakaran.
Salah satu warga, mengungkapkan, “Sekarang saya merasa lebih tenang karena tahu bisa menghubungi petugas kapan saja.
Biasanya kami bingung harus menghubungi siapa kalau ada kebakaran atau masalah lain. Terima kasih kepada Polsek Tambora.” ujarnya
Kolaborasi antara Polsek Tambora, TNI, dan pemerintah setempat melalui penyebaran stiker hotline ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan informasi, tetapi juga memperkuat hubungan antara pihak keamanan dengan warga.
Dengan pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian, Polsek Tambora dan Tiga Pilar menunjukkan bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas mereka.
( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )












