Kemudian juga diminta agar para pelajar tidak melakukan aksi geng motor, menggunakan knalpot brong, aksi tawuran, terutama menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan.
Selain itu, ada juga seorang siswa yangenurut hasil penyelidikan diketahui bersangkutan dan pernah ikut dalam aksi geng motor. Untuk itu, siswa tersebut dipanggil untuk diberikan pembinaan, arahan, dan pendataan agar tidak mengikuti aksi yang dapat merugikan diri sendiri, Paparnya.
“Diakhir giat, pihak sekolah menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Polsek Labuhan Ruku yang telah memberikan arahan, dan bimbingan kepada para siswa. Terkait viralnya siswa SMA Negeri 1 atas aksi geng motor, pihaknya meminta maaf, karena hal tersebut diluar kontrol pihak sekolah yang akibatnya dapat mencoreng nama baik sekolah”, Pungkasnya. (RS).












