Sasaran utama kegiatan ini adalah membangun sinergi yang kokoh guna memastikan tidak ada mobilisasi massa yang bersifat anarkis atau provokatif menjelang tanggal 1 Mei. Dari hasil koordinasi dan pertemuan tersebut, sejumlah kesepakatan strategis berhasil dirumuskan bersama. Intensitas patroli dialogis oleh personel Polsek dan petugas keamanan perusahaan akan ditingkatkan di titik-titik vital seperti kawasan pabrik, gudang, dan jalur akses kendaraan. Deteksi dini juga akan diintensifkan melalui pemetaan dinamika karyawan dan buruh di lingkungan Kebun Bangun, guna menyerap aspirasi secara persuasif dan mencegah aksi mogok kerja yang tidak sesuai prosedur yang berlaku.
Selain itu, sistem komunikasi cepat melalui jalur khusus berupa HT dan WhatsApp Group antara Komandan Regu Security dan Bhabinkamtibmas resmi diaktifkan untuk memastikan pelaporan situasi secara *real-time* berjalan efektif dan responsif. Para pekerja juga mendapat edukasi kamtibmas agar merayakan May Day dengan kegiatan positif dan produktif tanpa mengganggu kondusifitas lingkungan kerja.
AKP Hengky menutup arahannya dengan pesan tegas namun penuh kehangatan. “Kami berkomitmen, sinergitas antara pengamanan swakarsa dan Polri akan terus kami jaga dan tingkatkan hingga H+2 May Day. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama kita bersatu dan saling menjaga,” ungkapnya. Kegiatan ini pun berjalan lancar dan menjadi bukti nyata bahwa Polsek Gunung Malela hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, melainkan sebagai mitra sejati masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Laporan anton garingging












