Kegiatan pengamanan gereja ini juga melibatkan beberapa personil lainnya yang turut memastikan ibadah berjalan lancar dan aman. Di area parkir gereja, tercatat sekitar 15 unit sepeda motor dan 3 unit mobil milik jemaat terparkir rapi.
Program kunjungan ke tempat ibadah merupakan salah satu strategi Polri untuk membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat. Dengan hadir langsung dalam kegiatan keagamaan, Polri ingin menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat yang siap melindungi dan mengayomi.
“Ini bukan program sekali jalan. Kami akan terus konsisten hadir di tengah masyarakat, baik di gereja, masjid, atau tempat ibadah lainnya. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ucap IPTU Sonni.
Hingga ibadah selesai, situasi di GKPI Bosar Maligas, Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun tetap kondusif. Tidak ada gangguan atau insiden yang berarti.
Kehadiran Kapolsek dan jajarannya mendapat apresiasi positif dari warga. Mereka berharap kegiatan serupa terus dilakukan agar terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Kapolsek Bosar Maligas kembali menegaskan komitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Program-program berbasis masyarakat seperti ini akan terus digalakkan sebagai bentuk pengabdian Polri kepada negara dan rakyat.
“Kami dari Polsek Bosar Maligas siap 24 jam melayani masyarakat. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika ada yang perlu dibantu,” pungkas IPTU Sonni G Silalahi, mengakhiri kegiatan dengan penuh optimisme.
(AG/HN)












