“Mari jadikan tahun baru ini sebagai langkah untuk menebarkan kebaikan, mempererat persatuan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama,” ungkap AKBP Marganda Aritonang, menegaskan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat yang majemuk.
AKP Verry Purba menambahkan bahwa kegiatan semacam ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan mencerminkan filosofi Polri yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kehadiran Bhayangkari dalam momen ini juga memperkuat pesan bahwa institusi Polri tidak berdiri sendiri, melainkan bersama keluarga besar Polri yang turut berperan aktif dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
Momentum 1 Muharram sendiri memiliki makna mendalam dalam tradisi Islam sebagai hari pertama dalam kalender Hijriah yang identik dengan semangat hijrah — yakni perubahan dan perpindahan menuju kebaikan yang lebih besar. Semangat inilah yang tampaknya ingin diteladani oleh jajaran Polres Simalungun dalam menjalankan tugas dan pengabdian mereka sehari-hari.
Dengan langkah ini, Polres Simalungun di bawah kepemimpinan AKBP Marganda Aritonang terus membuktikan diri sebagai institusi yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga hangat dan dekat di hati masyarakat. Kepolisian yang humanis, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika sosial adalah cita-cita yang terus diwujudkan secara konsisten oleh seluruh personel Polres Simalungun dalam setiap langkah pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.
Laporan AG












