Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Pematang Siantar Dewa Nusantara News

Polres Pematangsiantar Gelar Press Release Pengungkapan Kasus 3C dan Narkotika Periode Januari – Juni 2026

×

Polres Pematangsiantar Gelar Press Release Pengungkapan Kasus 3C dan Narkotika Periode Januari – Juni 2026

Sebarkan artikel ini

Dalam Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar juga berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana narkotika dengan mengamankan para tersangka beserta barang bukti berupa narkotika.

Selama periode 1 Januari hingga Juni 2026 polres Pematangsiantar berhasil mengungkap sebanyak 69 kasus tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 91 orang (resedivis sebanyak 32 orang) terdiri dari Laki-laki Dewasa 86 orang, Perempuan Dewasa 1 orang dan Laki-laki dibawah umur :4 orang.

Barang bukti yang berhasil diamankan Narkotika Jenis Ganja Sebanyak 9.543,39 gram menyelamatkan sekitar 28.629 Jiwa, ) Narkotika jenis sabu sebanyak 1.455,68 gram menyelamatkan sekitar 7.275 Jiwa, Narkotika Jenis Ekstasi 38 butir Menyelamatkan Sekitar 38 Jiwa dan Cairan vape mengandung etomidate sebanyak 18,02 mililiter. Sehingga total estimasi jiwa yang berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika tersebut sekitar 35.672 jiwa.

Terhadap Tersangka dengan barang bukti Narkotika jenis sabu dan ekstacy dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Uu No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Uu No.1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana dan atau Pasal 609 Ayat (1) Huruf A Uu No.1 Tahun 2023 Tentang Kuhp Jo Uu No.1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana Ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara dan apabila berat barang buktu diatas 5 gram dikenakan ayat 2 dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun

Baca Juga  Ops Keselamatan Toba 2026, Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi Tempel Stiker di Angkot

Tersangka Dengan Barang Bukti Narkotika Jenis Ganja Dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 111 Ayat (1) Uu Ri No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Uu No. 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana. ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara dan apabila jumlah barang bukti diatas 1 kilo gram dikenakan ayat 2 dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun sesuai dengan uu ri no. 35 tahun 2009

Serta Tersangka dengan barang bukti Narkotika Golongan II Jenis Etomidate dikenakan Pasal 119 ayat (1) uu no. 35 tahun 2009 tentang narkotika jo uu no. 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana dan atau pasal 609 ayat (1) huruf b uu no. 1 tahun 2023 tentang kuhpidana jo uu no. 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana jo pasal 20 huruf c uu no.1 tahun 2023 tentang kuhpidana. Ancaman Hukuman Minimal 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Baca Juga  Polri Ada Dimana Mana Polsek Siantar Martoba Minggu Kasih Curhat Kamtibmas di Gereja HKBP Resort Bombongan

Kapolres Pematangsiantar menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian dan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Pematangsiantar.

Kemudian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan, serta tidak ragu untuk melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan adanya pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pematangsiantar,” tegas AKBP Sah Udur.

Kapolres AKBP Sah Udur juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang disediakan secara gratis selama 24 jam. Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, seperti tindak pidana, gangguan kamtibmas, kecelakaan lalu lintas, maupun keadaan darurat lainnya.

Baca Juga  Polsek Siantar Timur Cek TKP Laporan Dugaan Penganiayaan di Jalan Permosi

Kepada masyarakat diimbau untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pemanfaatan layanan 110, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Pematangsiantar,” Pungkas AKBP Sah Udur.

Laporan Taruli clarisa Tambunan.SE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *