Kapolri juga menyoroti pengungkapan penyelundupan sekitar satu ton ketamin yang diangkut menggunakan kapal MT Global 168 dan diamankan di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang melibatkan Polri, BNN, Bea Cukai, serta unsur terkait lainnya.
Kapolri menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan wujud nyata keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas penyelundupan narkoba. Sinergi antara TNI-Polri, Bea Cukai, BNN, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.
Sementara Kapolres Pematangsiantar menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda dan undangan yang telah hadir untuk bersama-sama mengikuti Zoom Meeting, menyaksikan kunjungan kerja Kapolri, serta mengikuti deklarasi serentak menolak narkoba.
Melalui kegiatan ini, Polres Pematangsiantar bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dalam memberantas peredaran narkoba, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Polres Pematangsiantar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menyatakan sikap tegas menolak narkoba dan mendukung upaya pemberantasan peredaran narkotika demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang aman, sehat, dan kondusif.
(Red) Taruli clarisa Tambunan.SE












