Selain itu, Sekda Mahadar juga membacakan amanat Presiden RI pada peringatan Hari Bela Negara ke-77 dengan tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”.
Ia mengingatkan bahwa bela negara bukan hanya soal pertahanan fisik, tetapi juga kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk ancaman siber, radikalisme, hingga bencana alam.
“Semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia. Cinta tanah air diwujudkan melalui tindakan nyata yaitu hadir dalam membantu sesama yang sedang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dan hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan berkontribusi bagi pembangunan,” kata dia.
Momentum penting ini untuk meneguhkan komitmen menjaga keutuhan bangsa dan mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Peristiwa itu menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri.
Acara menjadi momen refleksi sekaligus pengingat bagi seluruh peserta bahwa perempuan dan semangat bela negara merupakan dua pilar penting dalam menjaga keutuhan dan kemajuan Indonesia.
“Mari kita bersama-sama meneguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” pungkasnya
Parlindungan Tambunan












