Syahduddi juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari Ketua KPU, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jakarta Barat mencapai sekitar 1,9 juta jiwa dengan 3.452 TPS.
Seluruh TPS telah diidentifikasi dan masuk kategori kurang rawan, sehingga diterapkan pola pengamanan 2-8-16, yaitu dua polisi mengamankan 8 TPS dengan dukungan 16 pengamanan langsung.
Ketua KPU Jakarta Barat, Endang Istianti, menambahkan bahwa pada pemilu sebelumnya terdapat 74 TPS yang terkena banjir.
KPU bersama stakeholder, termasuk BPBD dan TNI, akan mengadakan pelatihan penanganan bencana untuk memastikan pemilih tetap dapat melakukan hak suara mereka meski dalam situasi bencana.
“Pada pemilu lalu, pelatihan penanganan bencana sangat bermanfaat. Kami akan kembali mengadakan pelatihan serupa untuk memastikan kesiapan menghadapi situasi tak terduga dan memastikan pemilih dapat tiba di TPS dengan baik,” ujar Endang.
Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik, diharapkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Jakarta Barat dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.












