Pontianak, Kalimantan Barat, 24 Agustus 2025 – Dewanusantaranews.com – Pengamat kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, menyoroti efektivitas kunjungan pejabat negara, termasuk kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pasar Flamboyan, Pontianak, Minggu (24/8). Ia menegaskan bahwa kunjungan semacam itu harus menghasilkan kebijakan nyata, bukan sekadar agenda seremonial.
“Setiap kunjungan pejabat seharusnya memberikan hasil nyata, terutama dalam bentuk kebijakan atau perbaikan konkret. Jika tidak, maka hal itu bisa dianggap sebagai pemborosan anggaran negara,” kata Herman kepada wartawan.
Menurutnya, setiap kegiatan pejabat negara menggunakan anggaran tidak sedikit, mulai dari transportasi, akomodasi, pengamanan, hingga biaya protokoler. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya kunjungan lapangan dijadikan sarana untuk mengidentifikasi masalah riil masyarakat.
“Misalnya, setelah meninjau pasar, pemerintah bisa menyusun regulasi untuk stabilisasi harga bahan pokok, memberikan insentif bagi pedagang, atau mengalokasikan dana perbaikan infrastruktur pasar,” jelasnya.
Herman menambahkan, tanpa tindak lanjut berupa kebijakan konkret, publik wajar menilai kunjungan pejabat hanya menjadi seremoni yang menguras APBN.












