Dalam konteks penggerebekan gudang oli palsu baru-baru ini, Herman mendesak Kepolisian Daerah Kalbar untuk segera memasang garis polisi (police line) di lokasi kejadian agar barang bukti tetap utuh dan penyidikan berjalan optimal. “Jika tidak segera dipasang police line, itu sama saja melanggar aturan dan kode etik,” tegasnya.
Selain itu, Herman juga menekankan bahwa Pertamina dan Bea Cukai harus proaktif dan masuk dalam proses penggerebekan, sebab mereka merupakan bagian dari sistem pengawasan distribusi dan peredaran produk migas di tanah air.
“Jadi jangan ada lagi alasan bahwa ini bukan urusan Pemda. Semua pihak harus bergerak cepat dan berkoordinasi agar kasus seperti ini bisa diberantas hingga tuntas,” pungkasnya.
Sumber : Dr. Herman Hofi Munawar












