“Kita berharap Gerakan Pangan Murah ini memperlancar pasokan hingga ke tingkat kecamatan dan menjaga stabilitas harga. Apabila kegiatan ini dapat dilaksanakan di setiap kecamatan, tentu akan semakin membantu menekan laju inflasi serta memastikan masyarakat Kabupaten Simalungun mendapatkan akses pangan dengan harga yang lebih murah,” ungkap Pardomuan.
Pasar murah di Kecamatan Panei mendapat antusiasme tinggi dari warga, dengan tercatat sekitar 400 orang pembeli yang hadir. Berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga khusus yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar umum, antara lain
– Beras SPHP kemasan 5 kg: Rp58.000
– Minyakita: Rp15.500 per liter
– Gula pasir: Rp18.500 per kg
– Minyak goreng Fortune kemasan 800 ml: Rp16.500
– Tepung terigu: Rp10.000 per kg
– Telur ayam: Rp46.000‑Rp48.000 per papan
Hingga acara selesai, komoditas yang berhasil disalurkan meliputi beras SPHP sebanyak 450 sak, gula pasir 300 kg, Minyakita 1.200 liter, minyak goreng Fortune 480 pouch, tepung terigu 150 kg, serta telur ayam ras 80 papan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini untuk memenuhi kebutuhan sehari‑hari dengan harga yang lebih bersahabat.
Pemkab juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program strategis guna menjaga ketahanan pangan, menstabilkan harga, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simalungun.
(Red) Miss R












