Sementara itu, Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Kemenparekraf RI, Radi Manggala, menyoroti potensi ekraf Siak yang beragam, mulai dari kriya, kuliner, fesyen, fotografi, hingga perfilman.
“Siak punya banyak potensi ekonomi kreatif. Potensi ini memiliki kekhasan budaya yang menjadikan kekuatan utama untuk kami akselerasi,” ujarnya.
Radi menambahkan, Kemenparekraf fokus mempercepat pengembangan potensi yang ada di daerah, melalui penguatan aspek kekayaan intelektual dan peningkatan kapasitas digitalisasi bagi pelaku ekonomi kreatif.
“Harapan kami, para peserta dapat mengikuti workshop ini dengan serius. Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh bisa memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Siak,” tutupnya.
Parlindungan Tambunan












