Bagi Pangdam, peringatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Beliau mengajak seluruh elemen, khususnya di tanah Papua Barat dan Papua Barat Daya untuk terus menjadikan Pancasila sebagai perekat dalam menjaga kedamaian dalam membangun daerah.
Dengan penuh khidmat, upacara ditutup dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih. Meski di luar masih di guyur hujan deras, semangat kebersamaan, persatuan, dan cinta tanah air tetap menyala dari Bumi Kasuari, sebagai warisan luhur yang harus dijaga oleh setiap anak Bangsa (Pendam XVIII/Ksr).








