Ia menyampaikan, salah satu fokus kepengurusan mendatang adalah meningkatkan kegiatan sosial, menggelar penyuluhan, serta mendorong kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, PBB Riau akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah, menjajaki kolaborasi dengan BPJS, serta meningkatkan koordinasi dan hubungan kerja antarpengurus DPC di kabupaten dan kota se-Provinsi Riau
Menurut Ernawati, langkah tersebut penting untuk memperkuat persatuan internal sekaligus membangun organisasi yang lebih tertib, produktif, dan terbuka terhadap kerja sama lintas sektor.
“Menjaga nama baik organisasi adalah tanggung jawab seluruh kader. PBB tidak cukup dibesarkan dengan kata-kata, tetapi harus dibuktikan melalui tindakan, program yang jelas, dan pengabdian nyata. Setiap kegiatan harus membawa nilai persatuan, mempererat persaudaraan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ernawati juga menegaskan bahwa tidak boleh ada sekat yang menghambat kebersamaan setelah Musda berakhir. Seluruh kader diharapkan kembali bersatu, mengesampingkan perbedaan, dan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Tidak ada lagi perbedaan setelah musyawarah. Kita adalah satu keluarga besar. Mari menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi, dan bekerja bersama demi kemajuan PBB di Provinsi Riau,” tambahnya.
Terpilihnya Ernawati Marinda Sagala membuka babak baru perjalanan DPD PBB Provinsi Riau. Tantangan kepengurusan periode 2026–2031 tidak hanya terletak pada penguatan struktur organisasi, tetapi juga pada kemampuan menerjemahkan visi dan komitmen menjadi program kerja yang berkelanjutan.
Penguatan kegiatan sosial, penyuluhan, donor darah, kerja sama dengan pemerintah dan BPJS, serta koordinasi antarcabang menjadi sejumlah agenda yang disampaikan Ernawati untuk mendorong organisasi semakin dekat dengan masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh proses pemilihan atau jabatan yang diemban, tetapi juga oleh integritas, soliditas kader, dan konsistensi dalam menjalankan amanah.
PBB Riau diharapkan tidak hanya tumbuh sebagai organisasi yang kuat secara struktural, tetapi juga hadir sebagai kekuatan sosial yang menjunjung persaudaraan, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.












