“Kami minta perusahan yang punya kebun berbatasan langsung dengan sungai dan kanal, tolong dilakukan pengerukan, normalisasi kanal agar air mengalir lancar,” minta Bupati Afni.
Bupati mantan jurnalis itu juga minta kepada seluruh camat, koordinasi kepada pihak perusahaan setempat. Lakukan pemantauan secara berkala terhadap Kampung-kampung yang rawan banjir.
“Saya minta kita bisa bersama sama. Posisi kita hari ini status siaga darurat bencana. mengingat dana kita cuma 500 juta, tapi kita tetap wajib standby. Kehadiran kita hari ini untuk mitigasi bersama jangan sampai ada terjadi bencana di daerah kita, naudzubillah,” sebutnya.
“Kami minta dengan bantuan forkopimda nanti, kalau ada yang melanggar undang-undang lingkungan pasti kami kejar itu baik perusahaan maupun masyarakat kami yang tidak taat,” sambungnya.
Selain itu, Forkopimda juga membahas langkah-langkah pengamanan menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, termasuk kesiapan personel, pengaturan lalu lintas, stabilitas pasokan kebutuhan pokok, serta keamanan lingkungan masyarakat.
“Kolaborasi adalah kunci, Pemda dan pihak perusahaan harus berjalan seiring agar masyarakat Siak dapat merasa Aman, terlindungi dan nyaman,” pungkasnya.
Parlindungan Tambunan












