Dalam laporannya, Mahadar menjelaskan bahwa donor darah ini menargetkan 100 kantong darah. Dari 43 pendonor yang hadir, terkumpul sebanyak 36 kantong darah.
“Guru yang ikut donor berasal dari berbagai kecamatan, seperti Siak, Mempura, Dayun, Bungaraya, Sungai Apit, Pusako, Lubuk Dalam, Sungai Mandau, dan Tualang,” jelas Ketua PGRI itu.
Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan seperti ini, PGRI ingin menunjukkan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mengajar di kelas, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Setiap kantong darah yang terkumpul kami harapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Siak, khususnya bagi pasien yang membutuhkan,” tutup Mahadar.
Selain simbol kepedulian dan empati terhadap sesama, kegiatan donor darah ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antar pendidik dalam rangka memperingati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional.
Parlindungan Tambunan












