Suka Makmue – Dewanusantaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menggelar malam resepsi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Acara berlangsung meriah di halaman Kantor Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, pada Senin (18/8/2025) malam.
Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar seremoni tahunan.
Menurutnya, momentum ini adalah pengingat atas pengorbanan para pahlawan bangsa yang telah rela berjuang hingga titik darah penghabisan.
TRK juga menyinggung kisah perjuangan tokoh ulama besar sekaligus pejuang kemerdekaan asal Nagan Raya, Habib Syaikhuna Abu Habib Muda Seunagan atau dikenal sebagai Abu Peuleukung.
Ia menjelaskan bagaimana perlawanan yang dipimpin oleh Abu Habib Muda Seunagan melalui perang gerilya mengakibatkan Belanda kewalahan, hingga harus mendirikan markas militer di Jeuram, Kecamatan Seunagan.
“Kenapa di barat selatan ada markas besar Belanda di Jeuram? Karena perlawanan kaum muslimin yang dipimpin Abu Habib Muda Seunagan sangat luar biasa, sehingga Belanda merasa tidak aman,” jelas TRK.
Bupati TRK mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani semangat juang Habib Syaikhuna Abu Habib Muda Seunagan.
Ia mencontohkan aksi heroik siswa SD Negeri Seumot, Julian Saputra, yang berani memanjat tiang bendera saat upacara 17 Agustus lalu.
“Saya tidak heran kalau ada anak Nagan Raya yang berani memanjat tiang untuk menarik tali bendera yang terlepas seperti ananda Julian, karena kita punya pejuang kemerdekaan di Nagan Raya ini dan darah anak-anak kita mewarisi darah perjuangan para pahlawan yang telah rela berkorban untuk bangsa” tutur TRK.
Di akhir sambutannya, Bupati TRK mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang lomba HUT RI ke-80 di Nagan Raya. Ia menekankan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan semangat partisipasi dan kebersamaan dalam merayakan hari kemerdekaan l.












