Terpisah, Kapolsek Medan Baru Kompol Bambang Gunanti Hutabarat turut membenarkan kejadian ini. Dikatakan Bambang, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara.
“Sejauh ini, dari hasil pemeriksaan tak ditemukan tanda-tanda lain (kekerasan). Jenazah korban sudah langsung dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya,” pungkas Bambang.
MANAJER Humas dan Promosi USU, rsan Mulyadi menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya mahasiswa FIB tersebut. “Universitas menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah serta seluruh pihak yang merasa kehilangan. USU berharap keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Irsan, saat dikonfirmasi Senin (28/9).
Dijelaskan Irsan, terkait peristiwa ini masih didalami dan prosesnya masih ditangani oleh pihak berwenang. Sehingga, USU menghormati sepenuhnya proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak terkait dan tidak akan mendahului kesimpulan dari aparat penegak hukum.
Dalam kasus ini, beredar kabar jika korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena adanya isu terkait tindakan perundungan yang dialami korban. Ketika ditanya perihal ini, Irsan menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan secara internal.
“Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi perundungan (bullying) yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ungkapnya.
(Tim)












