Camat Siak selaku penyelenggara acara menyampaikan festival ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat kebersamaan di tengah masyarakat serta menjaga tradisi yang sudah ada sejak lama.
“Festival ini terus berkembang setiap tahunnya. Selain sebagai ajang kreativitas, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar warga dan menjadi sarana syiar Islam di bulan suci Ramadan,” ringkasnya.
Dari pantauan lapangan, antusias masyarakat kota Siak yang menyaksikan keindahan pencahayaan lampu colok cukup tinggi, tak jarang para pengguna jalan berhenti sejenak untuk menyaksikan keindahan pencahayaan lampu colok dan berswa foto.
Festival yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Siak itu, diikuti enam kampung dan kelurahan yang menampilkan berbagai bentuk dan konsep masjid, bagi peserta yang menang panitia juga menyediakan hadiah bagi uang dengan total hadiah sebesar Rp50 juta.
(MC-Siak/persrilis)












