Dialog yang berlangsung antara rombongan dan warga setempat mencerminkan harapan dan aspirasi masyarakat. Para anggota Satgas mendengarkan dengan seksama keluhan dan harapan warga, menunjukkan bahwa mereka bukan hanya penjaga perbatasan, tetapi juga sahabat yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.
Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke batas negara di Oepoli, sebuah lokasi yang mengandung sejarah dan harapan. Kunjungan ini juga mencakup Pos TNI-AL di Sebatik, di mana DanposAL Serka Martin menyambut mereka dengan semangat. Rombongan ini bertekad untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil akan memperkuat batas-batas yang telah ditetapkan.
Di akhir kunjungan, Bapak Raja Tom Kameo, tokoh setempat, menyampaikan rasa bangga masyarakat atas pembangunan yang dilakukan. “Keberadaan PBB yang kini mulai terlihat membantu menegaskan batas-batas teritorial, mencegah klaim sepihak, dan memfasilitasi pengelolaan wilayah,” ungkapnya. Kunjungan ini menjadi simbol harapan baru, memperkuat komitmen pemerintah dan TNI untuk menciptakan keamanan dan kesejahteraan bagi rakyat di perbatasan. (Pen Yonarhanud 15/DBY)












